13. Bimbingan konseling

A. MANFAAT BERSYUKUR

Bersyukur’ merupakan kata yang paling sering diucapkan orang-orang, baik itu untuk mengingatkan seseorang atau sebagai kalimat penenang bagi diri sendiri.

Namun, faktanya tak banyak orang yang benar-benar bisa mengimplementasikan rasa syukur itu pada dirinya. Masih banyak ditemukan orang-orang yang mudah mengeluh dan dilema pada kehidupan yang sedang dialaminya. Sehingga kata ‘bersyukur’ seperti suatu kalimat pengingat sementara namun tak sarat makna. Padahal jika benar-benar diterapkan dalam hidup, akan banyak mendatangkan banyak manfaat bagi diri sendiri.

Beberapa penelitian ilmiah telah menyebutkan bahwa menerapkan pola rasa syukur dapat memberi manfaat berkali-kali lipat. Nah, lalu apa saja manfaatnya? Ini 10 hal yang akan kamu rasakan ketika sungguh-sungguh menerapkan rasa syukur pada diri sendiri.

1. Memberikan perasaan nyaman

unsplash/Robb Leahy

Tahukah kamu, bahwa dalam hidup ini ada hukum daya tarik atau disebut juga ‘law of attraction‘ yang dapat meningkatkan perasaan lebih nyaman dan membuat hatimu menjadi bahagia disaat kamu selalu bersyukur. Dengan bersyukur tubuh kita akan dialiri energi positif sehingga yang kembali ke diri kita juga positif. Wah, ini tentu sangat baik jika mulai kamu terapkan dari sekarang, guys!

2. Menciptakan emosi yang positif

unsplash/Azis Archarki

Semakin banyak bersyukur tentu akan semakin mendatangkan perasaan positif pula. Karena kamu akan memandang segala sesuatu dari sudut pandang yang positif dan akan selalu mengambil hal baik dari setiap kejadian buruk sekali pun. Karena kamu yakin tentu ada hikmah dan pelajaran baik di balik itu semua.

3. Dapat membentuk pola pikir sukses

unsplash/Austin Distel

Secara tidak disadari, rasa syukur yang selalu kamu panjatkan dapat memudahkanmu meraih apa yang kamu inginkan, karena adanya energi positif yang mengalir dalam dirimu, sehingga bisa membentuk pola pikir sukses. Semakin banyak memanjat rasa syukur pola pikir sukses akan semakin kuat dirasakan.

4. Menjadikan hatimu tenang

instagram.com/Josh Adamski

Dengan selalu bersyukur dalam setiap keadaan dapat mendatangkan ketenangan dalam hidup. Sehingga kamu selalu berada dalam perasaan yang selalu stabil sehingga membuat hidupmu menjadi lebih tentram dan damai.

Baca Juga: 7 Cara Menunjukkan Rasa Syukur untuk Hidup yang Lebih Bahagia

5. Terhindar dari risiko terkena penyakit degeratif

Sebuah penelitian yang dimuat dalam American Journal Of Cardiology tahun 1995 mengungkapkan bahwa seseorang yang memiliki emosi dan pikiran positif maka organ tubuhnya berfungsi lebih baik. Sehingga membuat seseorang tersebut lebih sehat. Jadi perbanyak rasa syukur ya, guys.

6. Menjauhkan diri dari penyakit hati

unsplash/Allef Vinicius

Karena dengan selalu bersyukur disetiap keadaan, kamu jadi tahu bagaimana cara menciptakan kebahagiaanmu sendiri. Dengan menerapkan cara ini kamu tidak mudah diliputi penyakit hati. Seperti iri, dengki, benci, sombong dan sebagainya.

7. Hidup menjadi lebih berkah

unsplash/Ben White

Karena tahu cara bersyukur, meski rezeki yang kamu dapat tidak sebanyak orang lain namun manfaatnya akan sangat terasa sekali pada dirimu. Karena dari rasa syukur yang kamu panjatkan akan mendatangkan berkah tersendiri, sehingga kamu akan selalu merasa kaya meski dalam kesederhanan.

8. Menjalani hidup lebih santai

unsplash/Jon Ly

Karena tahu cara menikmati hidup yang hanya satu kali ini, sehingga kamu bisa mengolah diri kamu untuk tetap bahagia dan tetap santai dalam kondisi apapun. Maka dari itu, kamu bisa lebih rileks menjalani hari-harimu.

9. Ditambahkan nikmat oleh Yang Maha Kuasa

unsplash/Pablo Heimplatz

Tuhan telah berjanji akan memberikan nikmat lebih bagi hambanya yang senantiasa bersyukur padanya dalam kondisi apapun. Sebaliknya, jika kamu selalu mengeluh dan tidak bisa mensyukuri hidup maka kamu akan terpuruk.

10. Merasakan kesejahteraan hidup

Unsplash/Bruce Mars

Senantiasa bersyukur akan membuatmu gampang meraih kesejahteraan dalam hidup. Dan pikiranmu akan menjadi lebih optimis. Dengan dibarengi mindset positif yang ada dalam dirimu, akan datang sesuatu yang baik pula sehingga kamu akan selalu mempunyai harapan di segala hal.

Nah, itu tadi manfaat luar biasa yang akan kamu peroleh jika selalu hidup dengan rasa syukur. Yuk, mulai sekarang, ayo mulai kita terapkan pada diri kita.

B. MOTIVASI BELAJAR

Motivasi belajar adalah keseluruhan daya penggerak dalam diri siswa yang menimbulkan kegiatan belajar, yang menjamin kelangsungan dari kegiatan belajar dan memberikan arah pada kegiatan belajar, sehingga tujuan yang dikehendaki oleh subyek belajar itu dapat tercapai (Sardiman, 1986: 75).

Demikian dalam belajar, prestasi siswa akan lebih baik bila siswa memiliki dorongan motivasi orang tua untuk berhasil lebih besar dalam diri siswa itu. Sebab ada kecenderungan bahwa seseorang yang memiliki kecerdasan tinggi mungkin akan gagal berprestasi karena kurang adanya motivasi dari orang tua.

Fungsi Motivasi Belajar

Motivasi dalam belajar sangat penting artinya untuk mencapai tujuan proses belajar mengajar yang diharapkan, sehingga motivasi siswa dalam belajar perlu dibangun.

Menurut Nasution (1982:77) motivasi memiliki tiga fungsi yaitu:

  1. Mendorong manusia untuk berbuat, jadi sebagai penggerak motor yang melepas energi.
  2. Menentukan arah perbuatan , yakni kearah tujuan yang hendak dicapai.
  3. Menyeleksi perbuatan yang harus dikerjakan yang serasi guna mencapai tujuan, dengan menyisihkan perbuatan-perbuatan yang tidak bermanfaat bagi tujuan tersebut.

Seseorang melakukan sesuatu usaha karena adanya motivasi. Motivasi yang lebih baik dalam beajar akan menunjukkan hasil yang baik, dengan kata lain bahwa dengan usaha yang tekun yang didasari adanya motivasi, akan dapat melahirkan prestasi yang baik.

McClelland dan Atkinson dalam Sri Esti (1989: 161) mengemukakan bahwa motivasi yang paling penting untuk psikologis pendidikan adalah motivasi berprestasi, dimana seseorang cenderung untuk berjuang mencapai sukses atau memilih kegiatan yang berorientasi untuk tujuan sukses atau gagal. Intensitas motivasi siswa akan sangat menentukan tingkat pencapaian prestasi belajar siswa tersebut.

Jenis-jenis Motivasi Belajar

Secara umum motivasi dapat dikelompokkan menjadi dua macam, yaitu (Prayitno, 1989: 10).

a. Motivasi Instrinsik

Menurut Priyitno (1989: 11) motivasi  intrinsik adalah keinginan bertindak yang disebabkan oleh faktor pendorong dari dalam diri (internal) individu. Tingkah laku individu itu terjadi tanpa dipengaruhi oleh faktor-faktor dari lingkungan. Tetapi individu bertingkah laku karena mendapatkan energi dan pengaruh tingkah laku dari dalam dirinya sendiri yang tidak bisa dilihat dari luar.

Thornburgh dalam Priyitno (1989: 10) berpendapat bahwa motivasi intrinsik adalah keinginan bertindak yang disebabkan faktor pendorong dari dalam diri sendiri. Dari definisi di atas dapat disimpulkan bahwa motivasi intrinsik adalah dorongan dari dalam individu, dimana dorongan tersebut menggerakkan individu atau subyek untuk memenuhi kebutuhan,tanpa perlu dorongan dari luar.

b. Motivasi ekstrinsik

Sardiman (1990: 90) memberikan definisi motivasi ekstrisik sebagai motif-motif yang menjadi aktif dan berfungsi karena adanya perangsang dari luar. Motivasi ekstrinsik dapat dikatakan lebih banyak dikarenakan pengaruh dari luar yang relatif berubah-ubah.

Motivasi ekstrinsik dapat juga di katakan sebagai bentuk motivasi yang di dalamnya aktivitas belajar di mulai dan diteruskan berdasarkan dorongan dari luar yang tidak secara mutlak berkaitan dengan aktivitas belajar (Sardiman, 1990: 90).

Dari beberapa definisi di atas dapat disimpulkan bahwa seseorang yang bermotivasi ekstrinsik melakukan sesuatu kegiatan bukan karena ingin mengetahui sesuatu, tetapi ingin mendapatkan pujian, hadiah dan sebagainya.

Cara Membangkitkan Motivasi Belajar

Terdapat beberapa cara untuk membangkitkan motivasi belajar pada diri individu siswa dalam melakukan aktivitas belajarnya. Menurut  Nasution (1982:81) cara membangkitkan motivasi belajar antara lain:

a. Memberi Angka

Banyak siswa belajar yang utama justru untuk mencapai angka yang baik, sehingga biasanya yang dikejar itu adalah angka atau nilai. Oleh karena itu langkah yang dapat ditempuh guru adalah bagaimana cara memberi angka-angka dapat dikaitkan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam setiap pengetahuan.

b. Meberi Hadiah

Hadiah dapat membangkitkan motivasi belajar seseorang jika ia memiliki harapan untuk memperolehnya, misalnya: seorang siswa tersebut mendapat beasiswa, maka kemungkinan siswa tersebut akan giat melakukan kegiatan belajar, dengan kata lain ia memiliki motivasi belajar agar dapat mempertahankan prestasi.

c. Hasrat Untuk Belajar

Hasil belajar akan lebih baik apabila pada siswa tersebut ada hasrat atau tekad untuk mempelajari sesuatu.

d. Mengetahui Hasil

Dengan mengetahui hasil belajar yang selama ini dikerjakan, maka akan bisa menunjukan motivasi siswa untuk belajar lebih giat, kerana hasil belajar merupakan feedback (umpan balik) bagi siswa untuk mengetahui kemampuan dalam belajar.

e. Memberikan Pujian

Pujian sebagai akibat dari pekerjaan yang diselesaikan denga baik, merupakan motivasi yang baik pula.

f. Menumbuhkan Minat Belajar

Siswa akan merasa senang dan aman dalam belajar apabila disertai dengan minat  belajar apabila disertai dengan minat belajar. Dan hai ini tak lepas dari minat siswa itu dalam bidang studi yang ditempuhnya.

g. Suasana yang Menyenangkan

Siswa akan merasa aman dan senag dalam belajar apabila disertai denga suasana yang menyenangkan baik proses belajar maupun situasi yang dapat menumbuhkan motivasi belajar.